#NaraSantri : Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan?

DAFTAR ISI

Tuhan Menciptakan Kejahatan

QS. Al Ahzab ayat 72

SantriOne.com | Suatu ketika terjadi sebuah perdebatan antara seorang dosen atheis yang ahli fisika dengan mahasiswanya. Dosen itu memulai pertanyaan : "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?". Para Mahasiswa menjawabnya serempak : "Betul, Tuhan Menciptakan Segalanya."


Dosen kembali bertanya :

"Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan." 

Maka seketika semua terdiam, kesulitan menjawab hipotesis Profesor itu

Tiba-tiba, suara seorang mahasiswa memecah kesunyian. "Prof, saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?" Dijawab oleh sang dosen : "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja, dingin itu ada." 



Baca Juga Judul Terbaru Lainnya : 


Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan?

Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan?
NaraSantri

Mahasiswa: "Prof, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam, tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata “dingin” utk mengungkapkan ketiadaan panas.

 

Selanjutnya, apakah gelap itu ada?" dijawab oleh dosen: "Tentu saja ada!" Mahasiswa : "Anda salah, Prof! Gelap juga tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna. Tapi, Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata “gelap” dipakai manusia utk menggambarkan ketiadaan cahaya. Jadi, apakah kejahatan itu ada?"

 

Ahli fisika mulai bimbang, tapi menjawab: "Tentu saja ada."

 

Mahasiswa: "Sekali lagi Anda salah, Prof! Kejahatan itu tidak ada. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Seperti dingin dan gelap, “kejahatan” adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Tuhan dalam dirinya. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan dalam hati manusia."

 

Dosen pun terpaku dan terdiam!

Donasi Dari Anda Dipergunakan Untuk Biaya Operasional Santri dan Pengajar di Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an,  Bantu Para Penghafal Al Qur'an Untuk Bisa Mandiri. Donasi Seikhlasnya ke : BANK BCA | No. Rek. 1221090794 | an. SOLICHIN 



Sifat atheis terjadi karena seseorang mengagungkan akal dan logikanya semata. Seakan yang tidak masuk akal itu tidak ada, sehingga Tuhan juga dianggapnya tidak ada karena tak bisa diraba, dilihat dan didengar. Inilah kepicikan logika manusia. Padahal otak manusia begitu lemah, terbentur batu saja sudah gegar otak dan hilang kesadaran.

 

QS. Al-Ahzab Ayat 72

اِنَّا عَرَضْنَا الْاَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْاِنْسَانُۗ اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ

72. Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh,


ATAU BACA ARTIKEL LAINNYA :


Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama

Header