Bikin Merinding! Kisah Kebajikan Tukang Becak Yang Melampui Kita, Ia Sedekahkan Harta Terbaiknya Untuk Masjid

SantriOne.com | Bikin Merinding! Kisah Kebajikan Tukang Becak Yang Melampui Kita, Ia Sedekahkan Harta Terbaiknya Untuk Masjid - Berikut kami sampaikan sebuah kisah keajaiban sedekah, sebuah kisah nyata yang diangkat dari saksi langsung yang membuktikannya, beliau adalah Ketua DKM Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Kisah tentang kebajikan seorang Tukang Becak yang Bersedekah untuk masjid, Semoga bermanfaat.


Bikin Merinding! Kisah Kebajikan Tukang Becak Yang Melampui Kita, Ia Sedekahkan Harta Terbaiknya Untuk Masjid

Bikin Merinding! Kisah Kebajikan Tukang Becak Yang Melampui Kita, Ia Sedekahkan Harta Terbaiknya Untuk Masjid

Kisah Nyata Keajaiban Sedekah

SantriOne.com | Kisah Nyata Keajaiban Sedekah - “Assalamu’alaikum Ustadz, ini saya mau nitip sedekah buat masjid,” kata bapak separuh baya itu, sambil menyerahkan 6 lembar uang 50 ribuan ke Ketua DKM Masjid. “Kok banyak, Pak?...” Tanya Ketua DKM kepada bapak yang memang oleh sang Ustadz memang wajahnya tidak asing lagi, iya.. bapak itu adalah tukang becak yang setiap hari datang ke masjid. Jadi uang Rp 300.000 adalah uang yang menurutnya cukup banyak bagi seorang tukang becak.

 

Bikin Merinding! Kisah Kebajikan Tukang Becak Yang Melampui Kita, Ia Sedekahkan Harta Terbaiknya Untuk Masjid 

“Saya dapat bantuan BLT ustad, ini mau saya sumbangkan ke masjid”” kata bapak tua itu. Sebuah jawaban dari seorang tukang becak yang sontak membuat air mata Sang Ustadz perlahan mengalir.

Sebenarnya saya sudah lama ingin menyumbang untuk masjid ini Pak, tiap hari saya mengayuh becak di daerah sekitar masjid ini, tiap hari saya mampir ke masjid untuk mandi, ganti baju, sholat dan kadang istirahat sejenak, karena rumah saya cukup jauh dari sini. 

Dulu saya sering datang ke beberapa masjid lainnya, tapi saya kena marah pengurus masjid, katanya Masjid bukan tempat mandi, bukan milik umum, dan kata-kata lainnya yang untuk mengusir saya. Kemudian saya dengar dari kawan saya yang tukang becak juga, katanya Masjid Jogokariyan sangat ramah untuk siapa saja. Dan sampai harini saya sudah membuktikannya sendiri, saya mandi pagi dan siang hari tidak ada yang memarahi. Bahkan dipersilakan jika butuh sesuatu. Saya jadi suka dengan masjid dan suka sholat jamaah, Ustadz.

 

Sejak saat itu saya sangat ingin bersedekah untuk masjid ini jika punya uang, dan alhamdulillah sekarang saya dapat BLT.

Sang Ustadz tak kuasa menahan tangis karena haru, dari kisah infaq/sedekah tukang becak ini, DKM atau Takmir Masjid perlu mengambil ibrah.

Bahwa semestinya masjid itu melayani umat dan menjadi solusi, dan ketika pelayanan masjid dirasakan oleh umat, mereka merasa memiliki, dan dengan ikhlas bersedekah kepada sesuatu yang mereka cintai.

Kisah ini diceritakan oleh : Ustadz Muhammad Jazir, Ketua DKM Masjid Jogokariyan yang menjadi saksi ketulusan tukang becak itu mengungkapkan

 

Pertama Pada tahun 1999, infak/sedekah di Masjid Jogokariyan hanya mencapai Rp 8.640.000 setahun.

Setelah pelayanannya diperbaiki, sedekah meningkat menjadi Rp 43 juta setahun pada tahun 2000-an.

Meningkat terus pada kurun 2006-2008 menjadi Rp 225 juta per tahun.

Lalu Rp 354 juta pada 2010. Dan kini, untuk sedekah buka puasa saja mencapai milyaran rupiah.

 

Kedua kita semua juga bisa mengambil ibrah dari tukang becak...

Yang sangat ingin bersedekah, ia menunggu-nunggu kapan punya uang untuk bersedekah. Sampai-sampai  saat menerima BLT, ia menginfakkan semuanya untuk masjid. Bisa jadi, tukang becak itu telah melampaui kebajikan kita karena ia menginfakkan uang yang sebenarnya sangat ia butuhkan. Uang yang sebenarnya sangat ia sukai ketika mendapatkannya.



SantriOne.com | Kisah Nyata Sedekah Kisah sedekah seperti ini hendaknya menguatkan kembali semangat kita untuk bersedekah. Aamiin Yaa Robbal'Alamiin.

BANTU KLIK SHARE YA! Semoga Bermanfaat


ATAU BACA ARTIKEL SERUPA LAINNYA :



Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama

Header

Sekolah Islam Terpadu Generasi Berlian