Punya Istri Seperti Tidak Punya Istri, Punya Suami Seperti Tidak Punya Suami

Suami Istri adalah pasangan yang sudah menikah, suami istri juga mempunyai tanggung jawab masing-masing di dalam rumah tangga.

Di dalam rumah tangga suami harus tanggung jawab dalam segala bidang atau memimpin rumah tangga dengan baik dan benar.

Sedangkan istri harus mengikuti perintah suami / taat kepadanya dan tidak boleh membantahnya dalam mengurus rumah tangga dengan baik dan benar.

Di dalam rumah tangga juga harus menjaga kerukunan di dalam rumah tangga dengan tentram, supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak di ingginkan.

Punya Istri Seperti Tidak Punya Istri, Punya Suami Seperti Tidak Punya Suami

Punya Istri Seperti Tidak Punya Istri, Punya Suami Seperti Tidak Punya Suami


Punya Istri Seperti Tidak Punya Istri, Punya Suami Seperti Tidak Punya Suami



Dan tugas suami harus memberikan nafkah di rumah tangga, dan memimpinnya dengan baik, kadang-kadang di dalam rumah tangga sering sekali menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan karena masalah di dalam keluarga.

Di dalam rumah tangga juga harus jujur terhadap suami maupun istri supaya di dalam rumah tangga menjadi baik dan sejahtera.

Jaman sekarang banyak sekali rumah tangga yang hancur karena permasalahhan yang menimbulkan perpisahan suami dan istri.

Dan akan terjadi hal buruk kepada kedua keluarga, dan kasihan kepada anak-anak yang masih di bawah umur dan tidak mengerti apa-apa.

Sehingga menimbulkan keributan kepada kedua keluarga dan menyebabkan penceraian karena jaman sekarang ada yang namanya perselingkuhan.

Mari jagalah rumah tangganya dengan baik dan saling jujur di dalam rumah tangga supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak di inginkan.

Di sini ada sebuah cerita di dalam rumah tangga

“ada sebuah keluarga yang dulu hidupnya rukun dan damai, setiap harinya suaminya mencari nafkah untuk membahagiakan anak dan istrinya, walaupun dengan pendapattan yang pas-passan.

Setiap paginya sang suami berangkat kerja mencari nafkah, dan sang isti diam di rumah mengurus rumah dan anak.

Setelah sang suami pergi berangkat, istri pun mengurus dapur di belakang untuk menyiapkan makan siang bila suaminya sudah pulang.

Sedangkan anaknya lagi tertidur di kamar, istri pun lupa ada peralatan yang kurang di dapur sehingga ia harus pergi ke pasar, Dan istri pun membangun anaknya dan memandikannya setelah itu berangkatlah ia ke pasar bersama anaknya.

Setibanya di jalan istri pun bertemu dengan suaminya yang sedang berkerja dan istri pun meminta anternya untuk ke pasar.

Tibanya di pasar istrinya langsung membeli peralatan yang kurang di pasar, lalu pulang untuk memasak, setelah selesai berbelanja di pasar istri pun pulang ke rumah dengan menggunakan ojek karena suaminya sudah berangkat lagi.

Tibalah istri di rumah dan langsung ke dapur untuk memasak, dan anaknya di letakkannya di tikar untuk tidur, dan jam makan siang pun tiba.

Suaminya pun sampai di rumah untuk makan siang bersama kelurganya, dan suami bertanya kepada istrinya “ masak apa kamu hari ini mah”

Lalu istri menjawab “ aku masak ikan dan sayur bayam pah”

“wah wanginya seperti enak sekali ini, ayo mah kita makan bareng, sini duduklah”

“ iya pah”

Makanlah bersama mereka dengan lauk seadanya, makan bersama pun selesai dan suami harus berangkat kerja lagi dan pulang sore.

Setelah suaminya berangkat dan istri membereskan tempat makan, dan tak sengaja istri menemukan lipstick perempuan di bawah meja tempat suaminya duduk.

Dan ia bingung sedangka lipstick itu bukan punya dia, terus punya siapakah lipstick ini.

Hari sudah sore dan suaminya pulang berkerja dan langsung mandi, setelah selesai mandi mereka pun duduk bersama.

Dan istri bertanya “ punya siapakah lipstick ini pah, mah temukan di bawah meja tempat papah makan”

Suaminya bingung mau jawab apa, “ jawab pah “ kata sang isti dengan nada marah.

“ ini pasti punya perempuan lain yang di lua sana yah pah”

Sambl menangis.

Lalu sang istri pun memutuskan pergi ke rumah orang tuanya dan tidak pernah lagi mau bertemu dengan suaminya dan untuk memutuskan berpisah dengan suaminya.

Dari cerita di atas mari kita petik hikmahnya, suami istri itu harus saling jujur dan mengerti, danm tanggung jawablah sang suami di dalam kelurga dan jangan pernah menyakiti hati istri dan bila sudah seperti ini apa yang harus kamu lakukan.

Marilh kita menjaga rumah tangga dengan jujur dan baik kepada keluarga agar tidak timbul seperti masalah cerita di atas, dan kasiannilah anakmu bila kau harus berpisah dalamkeluarga.

 

BACA JUGA JUDUL LAINNYA :


Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama

Header