Bag. 2 (Lanjutan...) #220617 "Orang-orang yang Bangkrut di Hari Kiamat" - Materi Khutbah Jumat 17 Juni 2022 Bahasa Indonesia

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa ujub termasuk syirik kecil karena hakikatnya seakan-akan dia mengungkit kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, padahal yang memberikan kepadanya kekuatan untuk melakukannya adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala.


"Orang-orang yang Bangkrut di Hari Kiamat"

220617 "Orang-orang yang Bangkrut di Hari Kiamat" - Materi Khutbah Jumat 17 Juni 2022 Bahasa Indonesia




Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Perkara selanjutnya yang bisa membatalkan amal yaitu kita tidak takut kepada Allah di saat kita sendirian, dalam sunan nya, Imam Abu Dawud meriwayatkan, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengabarkan : “Nanti pada hari kiamat akan didatangkan seorang laki-laki yang membawa pahala sebesar-besar gunung Tihamah”, kata Rasulullah : “Ternyata Allah batalkan dan hancur-leburkan amalannya itu”.

Sahabat bertanya, “Siapa wahai Rasulullah orang itu? Sungguh sangat merugi orang itu. Membawa pahala besar sebesar-besar gunung Tihamah ternyata Allah batalkan”.

Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan, “Mereka adalah suatu kaum seperti kalian mengambil malam, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang apabila dalam kesendirian, dia berani melanggar keharaman Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

 

Dia lebih takut kepada manusia daripada kepada Allah, lebih takut diawasi sesama manusia daripada diawasi oleh AllahSubhanahu Wata’ala, saat diawasi oleh gurunya, saat diawasi oleh teman-temannya, saat diawasi oleh atasannya. Sehingga pengawasan Allah baginya tidak dianggap, sementara tidak sedetikpun kita luput dari pengawasan Nya.

Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebutkan dalam hadits tersebut, termasuk ke dalam orang-orang yang membawa pahala sebesar gunung Tihamah, lalu Allah batalkan dan hancur-leburkan semua amalannya.

 

Betapa meruginya diri kita jika seperti itu, saudaraku.. yang hanya takut ketika berada di hadapan manusia saja, namun ketika sendirian tidak mampu menjaganya, sementara dicontohkan oleh para Salafush Shalih, mereka adalah para hamba yang ketika sendirian lebih takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Perkara selanjutnya yang bisa menghabiskan dan membatalkan amalan adalah kedzaliman kita kepada orang lain, menyakiti hati sesama sehingga tidak ada ridho dan keikhlasan dari orang yang disakiti untuk memaafkan sampai dengan ajal tiba.

 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dalam Majmu’ Fatawa berkata bahwa seburuk-buruk dermawan adalah seorang dermawan dengan pahalanya, dia berikan hadiah kepada orang lain, dia ghibah manusia, dia sakiti hati orang lain, dia pukul orang lain, maka sungguh orang ini adalah orang-orang yang bangkrut nanti pada hari kiamat.

 

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda kepada para sahabat: “Tahukah kalian siapa orang-orang yang bangkrut itu?” kata Rasulullah. Maka para sahabat berkata : “Orang yang bangkrut menurut kami wahai Rasulullah, adalah orang yang ludes hartanya.” Maka Rasulullah bersabda bahwa orang yang bangkrut pada hari kiamat adalah orang yang datang membawa pahala shalat, membawa pahala puasa, membawa pahala zakat, membawa pahala besar yang lainnya, namun ternyata dia pernah mengghibah orang lain, pernah mencubit orang lain, pernah menyakiti hati orang lain.

Maka iapun memberikan semua amal shalihnya kepada orang-orang yang pernah ia dzalimi ketika di dunia, dan kebangkrutan terjadi ketika semua amalnya habis sementara yang didzalimi masih banyak. Lalu Apa yang terjadi? Maka diambillah dosa-dosa orang yang didzalimi itu, lalu ditimpakan kepada dirinya, lalu iapun dilemparkan ke dalam api neraka jahanam. Naudzubillahi Min Dzalik.

 

Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah,

Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang dermawan dengan amal shalih untuk kita berikan kepada orang lain yang pernah kita dzalimi, sementara saat itu kita sangat membutuhkannya di hari kiamat nanti. Selagi Allah masih memberikan kesempatan, maka manfaatkan sisa-sisa usia ini dengan berbuat baik kepada sesama, sayangi setiap hati orang-orang di sekitar kita, minta maaflah segera jika pernah berbuat kedhaliman, memohon keikhlasan agar sekiranya kesalahan-kesalahan kita kepada manusia tidak akan menghalangi perjumpaan kita dengan Allah Subhanahu Wata’ala.

Maka marilah kita bersama-sama bersatu di dalam doa, Semoga kita menjadi pribadi yang mampu menunaikan sisa usia kita dengan sebijak-bijaknya, terhindar dari perbuatan dan perkataan yang sia-sia, menjadi mukmin yang bermanfaat untuk orang-orang di sekitarnya.


 


Materi Khutbah Jumat 17 Juni 2022 Bahasa Indonesia



ATAU BACA ARTIKEL SERUPA LAINNYA :


    Demikian Khutbah Jumat kali ini, Semoga Allah memudahkan kita dalam segala urusan, menguatkan kita menghadapi segala ujian, memberikan keberkahan dalam setiap kenikmatan, dan memberikan ampunan dalam setiap kesalahan,

    Wallahu a’lam bisshawâb. Ya Allah, hamba telah sampaikan, maka saksikanlah, Amin.

     

    بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ،

    اَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ.

     فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama

Header